jump to navigation

Melewati Indahnya Hari Bersama Bidadari Kecilku (my story 4) March 25, 2011

Posted by bidadariKecil in Ceritaku.
Tags: , , , , ,
trackback

Menginjak bulan kelima dari usianya tidak ada tanda-tanda yang aneh pada fisik bidadari kecilku, bahkan sudah bisa berguling-guling selayaknya bayi normal lainnya. Hingga datang waktu yang dimaksud, ketika usianya menginjak sepuluh bulan, bidadariku belum bisa duduk sendiri, tapi kami tetap berprasangka baik dan meyakini bahwa hal ini hanya keterlambatan biasa dikarenakan perkataan orang di sekitar kami, mereka mengatakan, “Ini mah cuma telat aja, ntar juga bisa sendiri”.

Hari demi hari telah kulalui dengan bidadari kecilku, hingga usianya menginjak sebelas bulan, bidadari kecilku pun belum bisa duduk juga. Akhirnya ku tepis semua anggapan orang tentang keterlambatan yang dianggap biasa. Ku beranikan langkah ini untuk memeriksakan ke Dokter Spesialis Anak di sebuah rumah sakit pemerintah di daerah Jakarta dan berharap hanya hal baik yang akan kami dengar. Setelah proses yang panjang (ngantri dan dioper sana-sini) kami belum juga mendapat hasil dari pemeriksaan bidadari kecilku bahkan disuruh datang lagi satu minggu kemudian.

Satu minggu kemudian kami datang lagi, setelah menunggu ­+ 3 jam barulah bidadari kecilku diperiksa, tapi hasil pemeriksaan tersebut tidak memuaskan kami (maklum dokter muda kerjaannya ngerumpi melulu, walaupun sedang memeriksa pasiennya) dan dianjurkan untuk CT Scan dulu dan dirujuk ke rehabilitasi medik.

Ku langkahkan kaki ini ke bagian radiologi rumah sakit tersebut untuk CT Scan, kami beruntung alat CT Scannya rusak karena ada hikmah dibalik rusaknya alat CT Scan itu begini kisahnya, “Pada waktu ke rumah sakit, aku dan suamiku hanya membawa uang + 200 ribu (belum dipotong yang lain-lain dan biaya hidup sehari-hari), dengan rasa percaya diri ku langkahkan kaki ini ke bagian radiologi untuk men-CT Scan-kan kepala anakku atas petunjuk dokter tersebut, yang bilang kepadaku bahawa biaya CT Scan paling 75 ribu. Setelah sampai di sana, ku tanya petugas, dia berkata “Maaf bu, alatnya sedang rusak”. Tanpa berpikir panjang kami meluncur ke sebuah rumah sakit pemerintah satu lagi di daerah Jakarta, tapi ini mungkin berkah dan hikmah dari Allah, rumah sakitnya sudah tidak melayani pasien untuk pemeriksaan karena waktu sudah menunjukan + jam 14.30 wib, lalu akupun pulang.

Setelah beberapa hari kami mencari informasi tentang CT Scan dan biayanya melalui internet dan langsung menelepon ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas itu, kami kaget karena biayanya tidak sesuai apa yang kami kira hanya 75 ribu ternyata biaya jauh lebih mahal dari itu. Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan oleh Allah untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah agar bisa memenuhi biaya CT Scan itu.

Selanjutnya….. Melewati indahnya Hari Bersama Bidadari Kecilku (my story 5)

 

Advertisements

Comments»

1. mauna - March 29, 2011

Semoga si kecil tetap sehat, sabar dan kuat menjalani kehidupan ini… .

2. SITI FATIMAH AHMAD - March 29, 2011

Assalaamu’alaikum wr.wb, BidadariKecilku…

Alhamdulillah, senang mengetahui blog bunda sudah ditautkan di sini. Satu penghargaan buat bunda kerana bisa menempat di bumi blogger Indonesia yang seterusnya. Bunda senang dan bahagia sekali.

Bunda juga telah berbuat hal yang sama di Dunia Sahabat berikut;

http://webctfatimah.wordpress.com/dunia-sahabat/

Mohon disemak untuk masukan nama yang diperkenankan. Semoga silaturahmi ini akan selalu indah dan baik di masa mendatang.

Background blog ini bunga matahari. Bunda sangat menggemari bunga matahari kerana matahari tidak pernah memilih kasih untuk memberi hangat sayangnya kepada segala makhluk di muka bumi ini. Maya Allah.

Salam sayang selalu dari Sarikei, Sarawak. 😀

3. SITI FATIMAH AHMAD - March 29, 2011

Assalaamu’alaikum wr.wb, BidadariKecilku…

Sungguh terharu membaca coteranmu di atas, mbak. Pengalaman yang tidak semua diperolehi oleh banyak orang. Hanya kasih sayang yang memaut hati untuk merasa sabar dalam payahnya menempun situasi itu. Bunda menitis air mata membacanya. Subhanallah. Bunda merasainya bersama.

Layarilah kehidupan ini dengan senyum buat hadiah kepada Allah yang selalu memerhatikanmu dalam kasih sayang-Nya yang hebat.

Sungguh engkau beruntung dalam kalangan manusia di muka bumi ini kerana Allah telah berfirman bahawa manusia akan diuji mengikut kemampuannya. Dan engkaulah antara insan yang Allah maksudkan itu. Redhalah.

Salam mesra dan manis selalu dari bunda di Sarikei, Sarawak. 😀

bidadariKecil - March 29, 2011

wa’alaikumussalam…terima kasih bunda atas motivasinya…insya Allah kami akan berusaha selalu kuat dalm menghadapi ujian dan cobaan dalam hidup ini.

salam sayang dari bidadari kecil..

4. ysalma - March 26, 2011

tetap semangat untuk bidadri kecilnya..

bidadariKecil - March 26, 2011

makasih mba’…insya Allah akan tetap semangat…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: