<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zahra Awwaliyah Rahma</title>
	<atom:link href="http://zahraawaliyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com</link>
	<description>Kamu Pasti Bisa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2012 19:18:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zahraawaliyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/781685e9b1ce578ac5ae58b1ec54da4c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Zahra Awwaliyah Rahma</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zahraawaliyah.wordpress.com/osd.xml" title="Zahra Awwaliyah Rahma" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zahraawaliyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ASI Pencegah Alergi pada Bayi</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/24/asi-pencegah-alergi-pada-bayi/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/24/asi-pencegah-alergi-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 03:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[alergi]]></category>
		<category><![CDATA[allergen]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[dermatitis atopic]]></category>
		<category><![CDATA[eksem]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrak]]></category>
		<category><![CDATA[entitas]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[OTC]]></category>
		<category><![CDATA[susu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Alergi kulit pada anak lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan eksem (dermatitis atopic). Rasanya nyeri bila terkena keringat. Anak jadi rewel. Pada akhirnya orangtua menjadi repot. Banyak faktor penyebab timbulnya alergi ini. Di antaranya karena asap rokok. Jadi, bila Anda sayang anak, hentikan merokok. Faktor genetik merupakan pemicu utama terjadinya alergi ini. Dan, kondisi terjadinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=204&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Alergi kulit pada anak lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan eksem (dermatitis atopic). Rasanya nyeri bila terkena keringat. Anak jadi rewel. Pada akhirnya orangtua menjadi repot. Banyak faktor penyebab timbulnya alergi ini. Di antaranya karena asap rokok. Jadi, bila Anda sayang anak, hentikan merokok.<span id="more-204"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktor genetik merupakan pemicu utama terjadinya alergi ini. Dan, kondisi terjadinya penyakit ini harus ditunjang faktor lain, yaitu lingkungan, maupun gaya hidup orangtua si anak. Misal, si ibu enggan memberikan Air Susu Ibu (ASI), dengan alasan sibuk bekerja, atau takut payudaranya cepat kendor. Pemberian ASI sangat penting. Kesehatan anak lebih utama. Dengan ASI, anak kelak akan menjadi generasi berkualitas yang berguna bagi nusa dan bangsa.</p>
<p style="text-align:justify;">Faktor lain yang dapat menimbulkan alergi kulit pada anak adalah asap rokok. Untuk itulah, bagi perokok, jangan sampai memenuhi ruangan dengan asap rokok bila terdapat anak-anak. Sebab kulit anak masih sangat rentan dengan sesuatu yang ada di luar tubuhnya, seperti asap rokok maupun asap polusi lainnya. Makanan juga bisa dianggap sebagai pemicu terjadinya eksem pada anak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Makanan Pemicu Alergi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Golongan makanan yang dapat menimbulkan alergi, antara lain susu sapi, susu kambing, telur, ikan laut, kacang hijau, kacanag kedelai, dan gandum. Komoditas makanan ini mengandung zat yang mendatangkan alergi dalam kadar yang berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya, kacang kedelai, karena kadar alergi yang ditimbulkannya rendah, masih bisa dipakai untuk menggantikan susu sapi. Bila, si anak alergi terhadap ikan laut, maka diganti dengan mengonsumsi ikan tawar. Dan, bila si anak alergi gandum, maka diganti dengan nasi. Sebagai orangtua, harus pandai menyiasati menu asupan gizi anak, jangan sampai ada yang kurang hanya karena alergi terhadap beberapa jenis makanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Alergi ini biasanya akan berakhir setelah si anak beranjak remaja. Jadi, perlu diperhatikan jenis makanan yang membuat si anak terkena alergi. Jauhi mereka dari makanan tersebut hingga anak beranjak remaja.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan alergi itu sendiri cukup panjang. Mulai dari allergy march, saat anak berusia 2-3 tahun, alergi terhadap makanan bayi. Kemudian, bisa berlanjut dengan alergi kulit ataukah asma. Sewaktu penyakit asma hilang, akan muncul alergi hidung, dan yang lainnya, sampai si anak dewasa. Untuk menghindari berkelanjutannya berbagai penyakit pada si anak, sedini mungkin perlu diputus mata rantainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Caranya, obat paling ampuh dan paling mudah adalah dengan memberikan ASI. Tidak ada alternatif lain. Dan, ini diberikan sampai anak berusia enam bulan. Dalam ASI, terdapat sejumlah zat yang sangat berguna bagi pertumbuhan anak. Zat tersebut adalah protein hipoalergenik yang melindungi bayi dari ancaman alergi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tindakan preventif agar anak jauh dari alergi, maka sebaiknya si ibu mengonsumsi obat probiotik pada trismester terakhir saat hamil. Fungsi obat ini adalah untuk merangsang sel-sel kekebalan untuk membentuk antibodi dari alergi. Tidak semua jenis obat dapat diminum bebas.</p>
<p style="text-align:justify;">Obat daftar G adalah obat keras dengan kode huruf K lingkaran merah. Obat bebas diperjualbelikan terdapat lingkaran hijau. Sedangkan untuk jenis obat bebas terbatas ditandai dengan lingkaran warna biru. Yang berkode OTC-over the counter- merupakan obat warung. Dan yang bertanda huruf P hanya untuk pemakaian bagian luar (tidak untuk ditelan). Terakhir, yang masuk daftar O, merupakan jenis obat yang sangat diawasi peredarannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengetahui bahwa anak terkena alergi atau tidak, perlu pemeriksaan immunoglobulin E (IgE) yang terdapat dalam darah. Unsur ini merupakan antibodi yang berperan pada reaksi alergi. Cara lain, melalui tes kulit, yaitu memasukkan ekstrak allergen ke kulit.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti sudah disebutkan, faktor lingkungan sangat dominan bagi munculnya alergi ini. Jadi, bukan hanya unsur (entitas) manusianya saja. Contoh lingkungan sangat dominan, adalah bila di rumah memakai karpet, lalu bulu kucing dan anjing, ataupun sisa makanan dan jamur. Unsur-unsur inilah yang menimbulkan alergi pada anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Alergi sangat rentan terhadap debu yang mengendap di karpet. Begitu pula dengan bulu kucing dan anjing. Dianjurkan agar tidak memakai karpet di semua ruangan rumah Anda. Kalau sudah teledor, maka harus berobat. Si anak dapat diberikan imunoterapi, yakni serangkaian suntikan alergi yang mengandung allergen khusus.</p>
<p style="text-align:justify;">di ambil dari:</p>
<p style="text-align:justify;">http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/09/23/asi-pencegah-alergi-pada-bayi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=204&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/24/asi-pencegah-alergi-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Hidup Bidadari Kecilku (my story 8)</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/15/perjalanan-hidup-bidadari-kecilku/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/15/perjalanan-hidup-bidadari-kecilku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 09:16:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[heesu.cacat]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Menginjak usia 2,5 tahun bidadari kecilku dan melihat dari hari demi hari perkembangannya belum memuaskan, jadi kami putuskan untuk mencari tempat panti rehabilitasi agar maksimal dalam terapinya. Atas anjuran seorang teman kami direkomendasikan ke sebuah yayasan penyandang cacat ganda di daerah Cileungsi. Mendapat informasi itu kami sangat antusias dan menaruh harapan besar. Tapi setelah berbagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=199&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Menginjak usia 2,5 tahun bidadari kecilku dan melihat dari hari demi hari perkembangannya belum memuaskan, jadi kami putuskan untuk mencari tempat panti rehabilitasi agar maksimal dalam terapinya. Atas anjuran seorang teman kami direkomendasikan ke sebuah yayasan penyandang cacat ganda di daerah Cileungsi. Mendapat informasi itu kami sangat antusias dan menaruh harapan besar. Tapi setelah berbagai pertimbangan kami urungkan niat untuk menitipkan bidadari Kecilku di yayasan tersebut.<span id="more-199"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah 6 bulan berlalu, akhirnya kami bulatkan tekad untuk  menitipkan ke yayasan tersebut hingga tulisan ini dimuat. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah Ta’ala dan bimbingan terapis serta kasih sayang para pengasuh dan karyawan yayasan tersebut, bidadari kecilku mengalami perkembangan yang signifikan mulanya ia tidak bisa merangkak kini bisa merangkak dengan leluasanya dan juga sudah mulai belajar berdiri dan berjalan dengan bantuan tiang&#8230;..Aamiin ya Rabbal’aalamiin atas karunia dan rahmat-Mu Ya Allah..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=199&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/09/15/perjalanan-hidup-bidadari-kecilku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Aktivitas Motorik Kasar</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/07/04/pentingnya-aktivitas-motorik-kasar/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/07/04/pentingnya-aktivitas-motorik-kasar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 13:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[hormon]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[keseimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[motorik kasar]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Snow White]]></category>
		<category><![CDATA[syaraf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Kedua belahan otak itu dijembatani oleh bundel “urat” syaraf yang disebut corpus collosum. Sisi kanan dan kiri tubuh saling berkoordinasi melalui jembatan ini. Aktivitas motorik kasar seperti lompat tali, memanjat, lari, serta aktivitas motorik halus macam menggambar, merenda, membuat origami, dan bikin kue merupakan akitivitas penting bagi proses mielinasi C. collosum. Jalur ini memungkinkan kemampuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=189&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kedua belahan otak itu dijembatani oleh bundel “urat” syaraf yang disebut corpus collosum. Sisi kanan dan kiri tubuh saling berkoordinasi melalui jembatan ini. Aktivitas motorik kasar seperti lompat tali, memanjat, lari, serta aktivitas motorik halus macam menggambar, merenda, membuat origami, dan bikin kue merupakan akitivitas penting bagi proses mielinasi C. collosum. Jalur ini memungkinkan kemampuan berpikir analitis (otak kiri) dan intuitif (otak kanan) untuk saling mempengaruhi. Sejumlah ahli neuropsikologi percaya, buruknya perkembangan jembatan ini mempengaruhi komunikasi efektif antara belahan otak kanan dan kiri. Diduga, inilah penyebab timbulnya kesulitan perhatian dan belajar pada anak.<span id="more-189"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertanyaannya kemudian, apa kerugian otak dengan menonton televisi ?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Televisi sesungguhnya hanya memberikan informasi kepada dua indera: mata dan telinga. Padahal ketajaman visual dan pandangan tiga dimensional pada anak belum berkembang sepenuhnya sampai usia empat tahun. Gambar yang dihasilkan layar televisi itu gambar dua dimensi, tidak fokus dan kabur karena tersusun dari titik-titik sinar. Itu membuat mata anak-anak harus memaksa diri agar gambar menjadi jelas. Televisi, juga barang elektronik lain, memancarkan gelombang elektromagnetik. Maka disarankan, posisi menonton setidaknya 120 cm dari TV dan 45 cm dari layar komputer. Sistem visual yang meliputi kemampuan mencari (search out), memindai (scan), memfokus, dan mengidentifikasi apa yang masuk ke bidang pandang, terganggu oleh kegiatan menonton TV. Padahal keterampilan visual ini perlu dikembangkan dalam kaitannya dengan membaca efektif. Saat menonton, pupil mata anak tidak melebar, dan nyaris tidak ada gerakan mata yang justru penting dalam kegiatan membaca. Mata dituntut terus bergerak dari kiri ke kanan halaman saat membaca. Kemampuan untuk memusatkan perhatian juga mengandalkan sistem visual ini. Sementara itu gambar-gambar televisi yang berubah secara cepat tiap 5 – 6 detik pada kebanyakan tayangan acara dan 2 – 3 detik pada iklan, membuat otak pikir tidak punya kesempatan memproses image. Padahal otak pikir perlu 5 – 6 detik untuk memproses gambar begitu mendapat stimulus.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebabkan kecemasan kronis</strong><br />
Membaca buku, berjalan-jalan di alam, atau bercakap dengan orang lain – di mana anak punya kesempatan untuk merenung dan berpikir – jauh lebih mendidik daripada menonton TV. Kegiatan ini meniadakan pengalaman berharga itu. Menonton TV merupakan pekerjaan tanpa akhir, tanpa tujuan, dan tak bikin “kenyang”. Tidak seperti makan dan tidur yang bisa bikin perut kenyang dan badan tidak capek lagi, menonton TV tidak ada ujungnya. “TV membuat anak ingin terus menonton tanpa pernah merasa puas,” ungkap Susan. Bagaimana dengan Sesame Steet, misalnya? Bukankah acara itu mendidik dan di sana anak diajari cara membaca? Sesame Street dan kebanyakan acara televisi untuk anak, papar Susan, meletakkan belahan otak kiri dan sebagian belahan otak kanan ke dalam gelombang alfa (slow wave of inactivity). Televisi membius fungsi-fungsi otak pikir dan merusak keseimbangan serta interaksi antara belahan otak kiri dan kanan. Secara umum, membaca menghasilkan gelombang beta cepat dan aktif, sedangkan menonton televisi meningkatkan gelombang alfa lambat di belahan otak kiri dan kanan. Belahan kiri merupakan pusat penting dalam kegiatan membaca, menulis, dan berbicara. Otak kiri merupakan tempat di mana simbol-simbol abstrak (misalnya huruf-huruf alfabet) dikaitkan dengan bunyi. Sumber cahaya televisi yang berpendar dan bergetar diduga ada kaitannya dengan meningkatnya aktivitas gelombang lambat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Otak primitif tidak dapat membedakan mana gambar riil dan mana gambar di TV karena penglihatan merupakan tanggung jawab otak pikir. Karena itu, ketika TV menayangkan gambar-gambar close-up dan gambar-gambar bercahaya secara tiba-tiba, otak primitif bersama otak limbik segera menyiapkan respons “hadapi atau lari” dengan melepaskan hormon dan bahan kimia ke seluruh tubuh. Degup jantung dan tekanan darah naik. Darah yang mengalir ke otot-otot anggota badan meningkat, bersiap-siap menghadapi keadaan bahaya. Karena itu terjadi dalam tubuh tanpa diikuti gerakan-gerakan yang sesuai dari anggota badan, maka acara-acara TV tertentu sesungguhnya meletakkan kita ke dalam suatu keadaan stres atau kecemasan kronis. Berbagai studi menunjukkan, pada orang dewasa yang mengalami stres kronis pertumbuhan belahan otak kirinya terhenti (atrophy). Ketika otak anak dipapari rangsangan visual sekaligus suara, yang diserap hanyalah visualnya. Ilustrasi tentang fenomena ini dapat dilihat pada sekelompok anak (6 – 7 tahun) yang disuguhi tontonan video yang suaranya tidak sesuai dengan gerakan visualnya. Begitu ditanya, mereka tidak ngeh kalau suara dan gambarnya tidak klop. Itu artinya, mereka tidak menyerap isi tontonannya. Begitu pula dengan Sesame Street.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Inteligen hati</strong><br />
Namun, masih ada yang berkilah, “Apa salah memanfaatkan televisi sekadar untuk hiburan? Saya suka menonton film-film Disney macam Snow White.” Televisi memiliki efek begitu dalam terhadap kehidupan perasaan atau jiwa kita. Menonton televisi membuat kita terlepas dari kehidupan nyata. Di kursi yang nyaman di ruang yang sejuk dengan banyak makanan, kita duduk menonton para tunawisma, orang kelaparan atau menderita di layar kaca. Kita tersentuh melihat nasib mereka, tetapi tidak berbuat apa-apa. Orang boleh bilang, membaca buku pun dapat membangkitkan perasaan serupa tanpa berbuat apa-apa. Namun, menurut dr. Susan, saat sedang membaca buku (yang tidak banyak gambarnya), pikiran bisa berimajinasi dan punya kesempatan memikirkannya. Pikiran itu dapat menggiring anak kepada gagasan yang menimbulkan inspirasi untuk melakukan sesuatu. Televisi tidak begitu.” “Kita tidak akan lupa dengan apa yang pernah kita lihat. Otak limbik dihubungkan dengan memori, dan gambar di TV kita ingat entah secara sadar, tanpa sadar, atau bawah sadar. Maka, kita hampir tidak mungkin menciptakan imajinasi tentang Snow White dari buku cerita jika kita sudah pernah menonton filmnya. Sebaliknya, orang sering kecewa ketika menonton film setelah membaca bukunya. Imajinasi kita itu jauh lebih kaya daripada apa yang dapat ditunjukkan di layar film,” papar dr. Susan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika menonton televisi, anak-anak tidak menggunakan imajinasi sama sekali. Itu berarti bagian tertentu di otak pikir untuk menciptakan gambaran (yang merupakan fondasi bagi angan-angan, intuisi, inspirasi, dan imajinasi), kurang dilatih. Kita dibekali kemampuan yang disebut heart intelligence yang perlu dikembangkan antara lain dengan berinteraksi dengan orang lain. “Kita mengalami bahasa nonverbal mereka, misalnya bagaimana ia bergerak, bagaimana nada suaranya, apakah ia menatap ke arah lain saat bicara. Inilah cara kita belajar melihat konsistensi antara isyarat verbal dan nonverbal untuk menemukan kebenaran,” jelas dr. Susan. Televisi tidak bisa mengembangkan kemampuan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: http://www.infofisioterapi.com</p>
<p style="text-align:justify;">diambil dari <a href="http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/04/17/pentingnya-aktivitas-motorik-kasar" target="_blank">http://indahnyabersabar.wordpress.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=189&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/07/04/pentingnya-aktivitas-motorik-kasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengoptimalkan Potensi Kecerdasan Balita, Harapan Bagi Anak Cedera Otak (via Indahnya Bersabar)</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/05/02/mengoptimalkan-potensi-kecerdasan-balita-harapan-bagi-anak-cedera-otak-via-indahnya-bersabar/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/05/02/mengoptimalkan-potensi-kecerdasan-balita-harapan-bagi-anak-cedera-otak-via-indahnya-bersabar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 13:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[autis]]></category>
		<category><![CDATA[batang otak]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosis]]></category>
		<category><![CDATA[dinamis]]></category>
		<category><![CDATA[ganglia]]></category>
		<category><![CDATA[genetik]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[korteks]]></category>
		<category><![CDATA[kronologis]]></category>
		<category><![CDATA[Lateralis]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme]]></category>
		<category><![CDATA[neuromuscular]]></category>
		<category><![CDATA[Neuron]]></category>
		<category><![CDATA[otak kecil]]></category>
		<category><![CDATA[sindrom]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/05/02/mengoptimalkan-potensi-kecerdasan-balita-harapan-bagi-anak-cedera-otak-via-indahnya-bersabar/</guid>
		<description><![CDATA[Otak manusia lebih unggul dari mahluk lain dalam kemampuan untuk belajar, bekerja dan berbahasa. Mahluk mengalami dua macam perkembangan : Filogenetik : Perkembangan dari kelompok sel, ikan, amfibi, reptile dan mamalia Ontogenetic : Perkembangan janin, bayi, dan anak. Perkembangan Ontogenetic Pada perkembangan ontogenetik terjadi “brain growth spurt” (laju cepat perkembangan otak) mulai usia janin 4 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=187&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote cite='http://indahnyabersabar.wordpress.com/?p=440' style='overflow:hidden;'><p><a href='http://indahnyabersabar.wordpress.com/?p=440' title='Indahnya Bersabar'></a> Otak manusia lebih unggul dari mahluk lain dalam kemampuan untuk belajar, bekerja dan berbahasa. Mahluk mengalami dua macam perkembangan : Filogenetik : Perkembangan dari kelompok sel, ikan, amfibi, reptile dan mamalia Ontogenetic : Perkembangan janin, bayi, dan anak. Perkembangan Ontogenetic Pada perkembangan ontogenetik terjadi “brain growth spurt” (laju cepat perkembangan otak) mulai usia janin 4 bulan sampai lahir umur 2 tahun. Laju perkemban &#8230; <a href='http://indahnyabersabar.wordpress.com/?p=440' title='Indahnya Bersabar'>Read More</a></p>
</blockquote>
<p><small>via <a href='http://indahnyabersabar.wordpress.com/?p=440' title='Indahnya Bersabar'>Indahnya Bersabar</a></small></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=187&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/05/02/mengoptimalkan-potensi-kecerdasan-balita-harapan-bagi-anak-cedera-otak-via-indahnya-bersabar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersyukur dan Bersabar</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/27/bersyukur-dan-bersabar/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/27/bersyukur-dan-bersabar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 06:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[cacat ganda]]></category>
		<category><![CDATA[cileungsi]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Seiring berlalunya waktu dan semakin bertambah usia bidadari kecilku, tahap demi tahap perkembangannya ku pantau selalu, dari yang hanya bisa berbaring hingga bisa duduk sendiri aku mengetahui riwayatnya. Tak disadari usianya kini sudah menginjak tahun ketiga dan sekarang berada dalam perawatan dan pelatihan di panti rehabilitasi perawatan anak cacat ganda di daerah Cileungsi Bogor, walau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=179&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seiring berlalunya waktu dan semakin bertambah usia bidadari kecilku, tahap demi tahap perkembangannya ku pantau selalu, dari yang hanya bisa berbaring hingga bisa duduk sendiri aku mengetahui riwayatnya. Tak disadari usianya kini sudah menginjak tahun ketiga dan sekarang berada dalam perawatan dan pelatihan di panti rehabilitasi perawatan anak cacat ganda di daerah Cileungsi Bogor, walau perkembangannya lambat tapi aku tetap bersyukur karena diberi amanah ini dan bisa membuatku belajar bersabar.<span id="more-179"></span> Dan yang membuatku bersyukur kepada Allah tiada henti adalah aku mendapatkan ujian derajat kesabaran yang orang lain tidak bisa merasakan dan mendapatkan derajat kesabaran ini kecuali hanya orang tua seperti kami ini. Terima kasih untuk semua ini Ya Allah, selalu jadikan kami dan orang tua seperti kami  ini termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bersabar&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=179&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/27/bersyukur-dan-bersabar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Tahap Perkembangan Otak</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/17/tiga-tahap-perkembangan-otak/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/17/tiga-tahap-perkembangan-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 12:44:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[enzim]]></category>
		<category><![CDATA[Gen]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lemak]]></category>
		<category><![CDATA[motorik kasar]]></category>
		<category><![CDATA[Neuron]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[protein]]></category>
		<category><![CDATA[Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[sel]]></category>
		<category><![CDATA[sendi]]></category>
		<category><![CDATA[stimulasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Kemampuan anak ibarat benih yang perlu dipelihara dan dipupuk agar tumbuh dengan baik. Kalau lingkungan tidak memberikan pemeliharaan dan perlindungan terhadap rangsangan yang berlebihan, maka potensi serta kemampuan-kemampuan tertentu tidak dapat terwujud. Anak dilahirkan dengan 10 miliar neuron (sel syaraf) di otaknya. Tiga tahun pertama sejak lahir merupakan periode di mana miliaran sel glial terus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=175&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kemampuan anak ibarat benih yang perlu dipelihara dan dipupuk agar tumbuh dengan baik. Kalau lingkungan tidak memberikan pemeliharaan dan perlindungan terhadap rangsangan yang berlebihan, maka potensi serta kemampuan-kemampuan tertentu tidak dapat terwujud. Anak dilahirkan dengan 10 miliar neuron (sel syaraf) di otaknya. Tiga tahun pertama sejak lahir merupakan periode di mana miliaran sel glial terus bertambah untuk memupuk neuron. Sel-sel syaraf ini dapat membentuk ribuan sambungan antarneuron yang disebut dendrite yang mirip sarang laba-laba, dan axon yang berbentuk memanjang. Otak anak usia 6-7 tahun besarnya dua pertiga otak orang dewasa, tapi memiliki 5-7 kali lebih banyak sambungan antarneuron daripada otak anak usia 18 bulan atau orang dewasa.<span id="more-175"></span> Otak mereka memang punya kemampuan besar untuk menyusun ribuan sambungan antarneuron. Namun, kemampuan itu berhenti pada umur 10-11 tahun jika tidak dikembangkan atau digunakan. Saat itu enzim tertentu dilepaskan dalam otak dan melarutkan semua jalur atau “urat” syaraf (pathways) yang tidak termielinasi dengan baik (mielinasi adalah proses pembungkusan jalur syaraf dengan myelin yang berujud protein-lemak).</p>
<p style="text-align:justify;">Perkembangan otak anak yang sedang tumbuh melalui tiga tahapan, mulai dari otak primitif (action brain), otak limbik (feeling brain), dan akhirnya ke neocortex (atau disebut juga thought brain, otak pikir). Meski saling berkaitan, ketiganya punya fungsi sendiri-sendiri. Otak primitif mengatur fisik kita untuk bertahan hidup, mengelola gerak refleks, mengendalikan gerak motorik, memantau fungsi tubuh, dan memproses informasi yang masuk dari pancaindera. Saat menghadapi ancaman atau keadaan bahaya, bersama dengan otak limbik, otak primitif menyiapkan reaksi “hadapi atau lari” (fight or flight response) bagi tubuh. “Kita akan bereaksi secara fisik dan emosi lebih dulu sebelum otak pikir sempat memproses informasi,” papar dr. Susan. Otak limbik memproses emosi seperti rasa suka dan tidak suka, cinta dan benci. Otak ini sebagai penghubung otak pikir dan otak primitif. Maksudnya, otak primitif dapat diperintah mengikuti kehendak otak pikir, di saat lain otak pikir dapat “dikunci” untuk tidak melayani otak limbik dan primitif selama keadaan darurat, yang nyata maupun yang tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan otak pikir, yang merupakan bentuk daya pikir tertinggi dan bagian otak yang paling objektif, menerima masukan dari otak primitif dan otak limbik. Namun, ia butuh waktu lebih banyak untuk memproses informasi, termasuk image, dari otak primitif dan otak limbik. Otak pikir juga merupakan tempat bergabungnya pengalaman, ingatan, perasaan, dan kemampuan berpikir untuk melahirkan gagasan dan tindakan. Mielinasi saraf otak berlangsung secara berurutan, mulai dari otak primitif, otak limbik, dan otak pikir. Jalur syaraf yang makin sering digunakan membuat mielin makin menebal. Makin tebal mielin, makin cepat impuls syaraf atau perjalanan sinyal sepanjang “urat” syaraf. Karena itu, anak yang sedang tumbuh dianjurkan menerima masukan dari lingkungannya sesuai dengan perkembangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di samping itu, anak juga membutuhkan pengalaman yang merangsang pancaindera. Namun, indera mereka perlu dilindungi dari rangsangan yang berlebihan karena anak-anak itu ibarat sepon. “Mereka menyerap apa saja yang dilihat, didengar, dicium, dirasakan, dan disentuh dari lingkungan mereka. Kemampuan otak mereka untuk memilah atau menyaring pengalaman rasa yang tidak menyenangkan dan berbahaya belum berkembang,” papar Susan. Rangsangan dan perkembangan indera itu pada gilirannya akan mengembangkan bagian tertentu dari otak primitif yang disebut reticular activating system (RAS). RAS ini pintu masuk di mana kesan yang ditangkap setiap indera saling berkoordinasi sebelum diteruskan ke otak pikir. RAS merupakan wilayah di otak yang membuat kita mampu memusatkan perhatian. Kurangnya stimulasi, atau sebaliknya stimulasi yang berlebihan, ditambah lagi dengan gerakan motorik kasar dan halus yang tidak berkembang secara baik, bisa menyebabkan rusaknya perhatian terhadap lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum anak berusia empat tahun, otak primitif dan otak limbik sudah 80% termielinasi. Setelah umur 6-7 tahun mielinasi bergeser ke otak pikir. Awalnya dari belahan otak kanan yang antara lain bertugas merespons citra visual. Ketika menonton TV, belahan otak kanan inilah yang paling dominan kerjanya. Sedangkan ketika membaca, menulis, dan berbicara, belahan otak kiri yang dominan. Tugas utama otak kiri ialah berpikir secara analitis dan menyusun argumen logis langkah demi langkah. Ia menganalisis suara dan makna bahasa (misalnya, kemampuan mencocokkan suara dengan alfabet), juga mengelola keterampilan otot halus.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: <a href="http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/04/05/tiga-tahap-perkembangan-otak" target="_blank">http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/04/05/tiga-tahap-perkembangan-otak</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=175&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/17/tiga-tahap-perkembangan-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencegahan Cerebral Palsy</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/13/pencegahan-cerebral-palsy/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/13/pencegahan-cerebral-palsy/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 12:35:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak berkebutuhan khusus]]></category>
		<category><![CDATA[cedera otak]]></category>
		<category><![CDATA[cerebral palsy]]></category>
		<category><![CDATA[Clindamycin]]></category>
		<category><![CDATA[cytokinin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian besar kasus cerebral palsy tidak dapat dicegah, dikarenakan akar penyebab cerebral palsy bergantung pada waktu kejadiannya. Namun, para peneliti telah mengidentifikasi bahwa faktor risiko cerebral palsy umumnya terjadi pada masa prenatal, persalinan, dan saat anak masih bayi. Faktor risiko ini secara signifikan dapat menyebabkan seorang anak memiliki kemungkinan lebih besar akan mengalami cerebral palsy [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=170&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebagian besar kasus cerebral palsy tidak dapat dicegah, dikarenakan akar penyebab <em>cerebral palsy</em> bergantung pada waktu kejadiannya. Namun, para peneliti telah mengidentifikasi bahwa faktor risiko <em>cerebral palsy</em> umumnya terjadi pada masa prenatal, persalinan, dan saat anak masih bayi. Faktor risiko ini secara signifikan dapat menyebabkan seorang anak memiliki kemungkinan lebih besar akan mengalami <em>cerebral palsy </em>di kemudian hari<em>. </em>Kelahiran prematur merupakan faktor risiko terkuat. Sedangkan yang lainnya adalah keadaan selama proses kehamilan, persalinan, serta kejadian pada awal masa kanak-kanak.<span id="more-170"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan hal tersebut di atas, ada beberapa tips untuk mencegah terjadinya <em>cerebral palsy:</em></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Cegah      bayi Anda dari berat badan lahir rendah atau lahir prematur dengan      mengikuti pola hidup sehat selama kehamilan, termasuk gizi yang baik,      istirahat, dan olahraga yang cukup. Selain itu, hindari alkohol, rokok,      dan penggunaan narkoba. Hal ini dikarenakan apabila bayi Anda lahir dengan      berat badan rendah, kemungkinan bayi Anda menderita <em>cerebral palsy</em> akan meningkat.</li>
<li>Buat      jadwal kunjungan dengan dokter <em>ob-gyn</em> (dokter kandungan) di awal      kehamilan yang berfokus pada apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi      risiko kemungkinan melahirkan secara prematur. Hal ini dikarenakan hampir      setengah dari semua anak yang menderita <em>cerebral palsy</em> lahir dengan      prematur.</li>
<li>Ambil      tindakan pencegahan apapun yang diperlukan untuk memastikan bahwa Anda      tidak termasuk ke dalam kelompok dengan faktor risiko melahirkan prematur      seperti terpapar karbon monoksida, radang, atau infeksi lainnya. Anda juga      harus menghindari bekerja sambil berdiri selama berjam-jam, penyakit      menular seksual, dan kekerasan dalam rumah tangga. Dokter kandungan      mungkin akan merekomendasikan istirahat total di tempat tidur atau      intervensi lainnya jika faktor risiko tersebut telah ada.</li>
<li>Tanyakan      pada dokter kandungan tentang kemungkinan pengobatan menggunakan      progesteron, yoghurt, pemakaian <em>Clindamycin</em> untuk perawatan pH      vagina tinggi, atau mengonsumsi suplemen minyak ikan. Masing-masing      pendekatan ini telah terbukti cukup efektif dalam mengurangi faktor risiko      kelahiran prematur dan jangan lupa ketika hamil mengkonsumsi sari kurma.</li>
<li>Konsultasikan      dengan dokter kandungan mengenai apakah Anda harus mendapat pengobatan      untuk mengurangi faktor-faktor yang memperkuat faktor risiko kelahiran      prematur seperti tekanan darah tinggi, infeksi saluran kencing, kecemasan,      atau diabetes.</li>
<li>Hindari      infeksi yang dapat mengakibatkan pelepasan <em>cytokinin</em> beracun ke      otak janin selama kehamilan. Infeksi pada ibu hamil memiliki risiko tiga      kali lebih besar kemungkinannya menyebabkan anak berkembang menjadi      cerebral palsy.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: <a href="http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/03/27/pencegahan-cerebral-palsy/" target="_blank">http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/03/27/pencegahan-cerebral-palsy</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=170&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/13/pencegahan-cerebral-palsy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HarapanKu</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/harapanku/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/harapanku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 17:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[harapanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Kalau hal ini mungkin, aku rela manggantikan derita bidadari kecilku, asalkan bidadari kecilku bisa hidup normal dan bahagia&#8230;&#8230; Tak henti air mata ini menetes dan terus berharap kepada Allah Ta&#8217;ala agar memberikan kesempatan kepada bidadari kecilku untuk hidup normal&#8230;Aamiiin Ya Rabbal ‘alamiiin<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=167&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="doa" src="http://farm6.static.flickr.com/5149/5595333333_76b737d009_m.jpg" alt="" width="108" height="83" /></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau hal ini mungkin, aku rela manggantikan derita bidadari kecilku, asalkan bidadari kecilku bisa hidup normal dan bahagia&#8230;&#8230;<span id="more-167"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tak henti air mata ini menetes dan terus berharap kepada Allah Ta&#8217;ala agar memberikan kesempatan kepada bidadari kecilku untuk hidup normal&#8230;Aamiiin Ya Rabbal ‘alamiiin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=167&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/harapanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm6.static.flickr.com/5149/5595333333_76b737d009_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">doa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melewati Indahnya Hari Bersama Bidadari Kecilku (my story 7)</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/melewati-indahnya-hari-bersama-bidadari-kecilku-my-story-7/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/melewati-indahnya-hari-bersama-bidadari-kecilku-my-story-7/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 17:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[bidadari]]></category>
		<category><![CDATA[bidadari kecil]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa Allah]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa Ilahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Beranjak 18 bulan usia bidadari kecilku tak disangka berkat kuasa Allah Ta’ala, akhirnya untuk pertama kalinya bidadari kecilku bisa duduk sendiri. Bahagia sekali rasanya hati ini karena setitik harapan itu akhirnya muncul, kepercayaanku akan kuasa Ilahi dan rasa syukurku kepada-Nya semakin bertambah, walau setelah itu bidadari kecilku jarang melakukan gerakan duduk sendiri. Harapan demi harapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=163&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="zahra awwaliyah rahma" src="http://farm6.static.flickr.com/5101/5595222245_be241bcedd_m.jpg" alt="" width="121" height="111" /></p>
<p style="text-align:justify;">Beranjak 18 bulan usia bidadari kecilku tak disangka berkat kuasa Allah Ta’ala, akhirnya untuk pertama kalinya bidadari kecilku bisa duduk sendiri. Bahagia sekali rasanya hati ini karena setitik harapan itu akhirnya muncul, kepercayaanku akan kuasa Ilahi dan rasa syukurku kepada-Nya semakin bertambah, walau setelah itu bidadari kecilku jarang melakukan gerakan duduk sendiri. <span id="more-163"></span>Harapan demi harapan muncul dan dengan harapan ini ku tekadkan untuk lebih keras lagi berusaha demi kesembuhan bidadari kecilku&#8230;maaf sudah dulu ya, belum siap dan kuat hati ini untuk melanjutkan ceritanya&#8230;. Insya Allah dalam waktu dekat akan dilanjutkan ceritanya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/163/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=163&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/07/melewati-indahnya-hari-bersama-bidadari-kecilku-my-story-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm6.static.flickr.com/5101/5595222245_be241bcedd_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">zahra awwaliyah rahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diagnosa dan Pengobatan Cerebral Palsy</title>
		<link>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/04/diagnosa-dan-pengobatan-cerebral-palsy/</link>
		<comments>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/04/diagnosa-dan-pengobatan-cerebral-palsy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 06:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bidadariKecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[cerebral palsy]]></category>
		<category><![CDATA[kekakuan]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan cerebral palsy]]></category>
		<category><![CDATA[Refleks infantil]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi okupasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tremor otot.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraawaliyah.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[DIAGNOSA Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik. Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang. Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas, dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping, tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya. Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya: MRI kepala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=157&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik. <em>Refleks infantil</em> (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang. Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas, dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping, tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya.<span id="more-157"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li style="text-align:left;"><em>MRI</em> kepala menunjukkan adanya      kelainan struktur maupun kelainan bawaan</li>
<li style="text-align:left;"><em>CT scan</em> kepala menunjukkan adanya      kelainan struktur maupun kelainan bawaan</li>
<li style="text-align:left;">Pemeriksaan      pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)</li>
<li style="text-align:left;">Pemeriksaan      penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)</li>
<li style="text-align:left;"><em>EEG</em></li>
<li style="text-align:left;"><em>Biopsi</em> otot.<strong> </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p style="text-align:justify;">CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin.<br />
Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Terapi      fisik.</li>
<li><em>Braces</em> (penyangga).</li>
<li>Kaca      mata.</li>
<li>Alat      bantu dengar.</li>
<li>Pendidikan      dan sekolah khusus.</li>
<li>Obat      anti-kejang.</li>
<li>Obat pengendur      otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan).</li>
<li>Terapi <em>okupasional.</em></li>
<li>Bedah <em>ortopedik.</em></li>
<li>Terapi      wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah      makan.</li>
<li>Perawatan      (untuk kasus yang berat).</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat, banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa. Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas, pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada beberapa kasus, untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot, mungkin perlu dilakukan pembedahan. Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan <em>refluks gastroesofageal</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PROGNOSIS</strong><br />
Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP. Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: <a href="http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/03/25/diagnosa-pengobatan-cerebral-palsy" target="_blank">http://indahnyabersabar.wordpress.com/2011/03/25/diagnosa-pengobatan-cerebral-palsy</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zahraawaliyah.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zahraawaliyah.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zahraawaliyah.wordpress.com&amp;blog=21117689&amp;post=157&amp;subd=zahraawaliyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zahraawaliyah.wordpress.com/2011/04/04/diagnosa-dan-pengobatan-cerebral-palsy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/26adb4a767e17ab26d0fd3ce292e3199?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahraawaliyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
